INFOLAMPUNG – Tahun 2023, terdapat 70 kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Kota Metro.
Jumlah tersebut mengalami kenaikan signifikan, dari 25 kasus pada tahun 2022, sedangkan dari awal tahun 2023 tercatat 70 kasus penderita HIV/AIDS.
Kepala Dinkes Kota Metro, Eko Hendro mengaku bahwa pihaknya telah melakukan penyuluhan, pemeriksaan dan pengobatan (3P) terhadap puluhan warga penderita HIV AIDS di Kota setempat.
“Kalau HIV AIDS kurang lebih untuk di Kota Metro itu ada 70-an kasus dan sudah kita lakukan pengobatan juga. Mudah-mudahan tidak ada kemungkinan penyebaran dan penambahan, maka sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat seperti ini perlu dilakukan,” ucapnya, Rabu (3/1/2024).
Kegiatan sosialisasi yang diikuti 751 pelajar SMPN 2 Kota Metro tersebut sebagai upaya pencegahan sejak dini agar virus HIV AIDS tidak bertambah signifikan.
“Sosialisasi kepada usia remaja dan anak-anak sekolah supaya harus benar-benar dapat menjaga perilaku hidup sehat yang baik. Tidak melakukan seks bebas dan itu yang sangat penting, karena penularannya yang pertama adalah melalui seks bebas dan yang kedua melalui jarum suntik,” ujarnya.
“Maka di sini kita melakukan pencegahan dulu, kalau sudah terkena tidak bisa sembuh. Kalau HIV AIDS sampai sekarang belum ada obatnya, obat untuk membunuh virus HIV AIDS itu belum ada,” imbuhnya.
Sementara Sekda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo mengatakan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat harus dikenalkan sedini mungkin kepada para pelajar.
“Pada anak-anak pengenalan penyakit seperti ini sangat penting karena sejak dini harus disosialisasikan kepada mereka tentang dampak dan bahayanya,” tandasnya. ***
Penulis : Arsyad
Editor : Fernando









